Struktur Kurikulum

Kurikulum Program Studi Magister Teknik Air Tanah dirancang dengan memperhatikan body of knowledge serta profil kompetensi lulusan dengan beban studi minimal 36 SKS. Mata kuliah wajib, termasuk tesis, terdiri dari 26 SKS. Mata kuliah pilihan minimal 10 SKS. Pendidikan dapat ditempuh minimum dalam 3 semester dan maksimum 6 semester (3 tahun) dengan rincian matakuliah sebagai berikut:

Tabel 8 – Mata Kuliah Wajib

No Kode Mata Kuliah IND SKS
1 AT5001 Hidrogeologi 3
2 AT5102 Hidrogeologi Kuantitatif 2
3 AT5103 Geologi Air Tanah 2
4 AT5204 Teknologi Eksplorasi dan Investigasi Airtanah 3
5 AT5205 Teknologi Pemboran Airtanah 2
6 AT5206 Pemodelan Airtanah 3
7 AT5207 Hidrogeokimia 2
8 AT6099 Tesis 4
9 GL6001 Metodologi Penelitian Geologi 3
10 SB5014 Hidrogeometeorologi 2
Total SKS = 26 SKS

Tabel 9 – Mata Kuliah Pilihan yang Disediakan

No Kode Mata Kuliah SKS
1 AT6008 Hidrogeologi Lingkungan 2
2 AT6009 Pengelolaan Airtanah dan Cekungannya 2
3 AT6010 Hidrogeologi Media Rekahan 2
4 AT6011 Sistem Airtanah Daerah Karst 2
5 AT6012 Hidrogeologi Indonesia 2
6 AT6013 Hidrodinamika Cebakan Migas 2
7 AT6014 Tipologi Sistem Akifer 2
8 AT6015 Hidrogeologi untuk Panas Bumi 2
9 AT6016 Sistem Airtanah Endapan Vulkanik 2
10 AT6017 Hidrogeologi Rekayasa 2
11 AT6018 Sistem Informasi Hidrogeologi 2
12 AT6019 Imbuhan Airtanah 2
13 AT6020 Teknologi Perunutan Airtanah 2
14 AT6021 Topik Khusus Hidrogeologi 2

Tabel 10 – Mata Kuliah Pilihan Luar Program Studi yang dapat diambil

No Kode Mata Kuliah SKS
1 TG5148 Hidrogeofisika 2
2 TL6184 Pencemaran Tanah dan Air Tanah 2

Kurikulum Program Studi Magister Teknik Airtanah terbagi dalam 4 tingkat atau kelompok, yaitu: 1) Pengetahuan dasar, 2) Pengetahuan lanjutan, 3) Pengetahuan keahlian khusus, dan 4) Pengetahuan mengenai pengelolaan dan pengembangan airtanah berkelanjutan (sustainable development), sebagaimana dijelaskan berikut ini.

Kelompok Pengetahuan Dasar

Tingkat atau kelompok pertama ini diwakili oleh 5 matakuliah wajib, yaitu Hidrogeologi, Geologi Airtanah, Hidrogeokimia, Hidrogeologi Kuantitatif, Hidrogeometeorologi. Masing-masing matakuliah wajib tersebut berkait sangat erat dengan matakuliah dalam tingkat atau kelompok dalam semester selanjutnya.

  • Hidrogeologi diberikan pada awal kegiatan studi agar mahasiswa mempunyai gambaran awal tentang cakupan ilmu hidrogeologi serta dapat mengikuti kuliah-kuliah selanjutnya.
  • Geologi Airtanah diberikan terutama bagi mahasiswa dengan latarbelakang keilmuan kebumian. Dalam ilmu ini dikenalkan 4 pilar ilmu geologi, yaitu: petrologi, sedimentologi, stratigrafi, dan struktur geologi, serta aplikasinya untuk bidang teknik airtanah.
  • Hidrogeokimia mengajarkan pemodelan kuantitatif reaksi kimia di dalam airtanah dan interaksi kimiawi antara airtanah dengan media alirannya.
  • Hidrogeologi Kuantitatif berfokus kepada dasar-dasar pemodelan kuantitatif media aliran dan alirannya. Dalam tingkatan lebih tinggi atau lanjutan, kuliah ini berkait dengan dan menjadi landasan bagi matakuliah Pemodelan Airtanah.
  • Hidrogeometeorologi memberikan pemahaman tentang perilaku air di permukaan tanah yang sangat dipengaruhi oleh keadaan iklim. Di dalam ilmu Hidrologi dan Hidrogeometeorologi, air mengalir tanpa melalui media aliran, sedangkan Hidrogeologi Kuantitatif dengan fenomena transport di dalamnya berfokus pada aliran air melalui media aliran, yaitu batuan.

Kelompok Pengetahuan Lanjutan

Tingkat atau kelompok pengetahuan ini terdiri dari 3 matakuliah wajib dan 2 matakuliah pilihan yang disarankan dan umumnya diberikan pada semester kedua dan ketiga, yaitu: Teknologi Eksplorasi dan Investigasi Airtanah, Teknologi Pemboran Airtanah, Pemodelan Airtanah, Pemodelan Pencemaran Airtanah serta Hidrogeologi Lingkungan.

  • Teknologi Eksplorasi dan Investigasi Airtanah memberi gambaran tentang teknologi dalam proses identifikasi serta penyelidikan sumberdaya airtanah pada suatu daerah, yang secara umum mencakup teknologi eksplorasi atau investigasi potensi sumberdaya airtanah.
  • Teknologi Pemboran Airtanah merupakan pendetilan salah satu teknologi dan metoda dalam eksplorasi atau investigasi airtanah, di dalamnya termasuk juga pengetahuan tentang konstruksi sumur, operasi dan pemeliharaannya. Kuliah ini berperan pada tahap identifikasi dan evaluasi sumberdaya airtanah berbasis pada pemboran airtanah. Pengujian akifer di dalam matakuliah Teknologi Pemboran Airtanah berfokus pada pumping test pada berbagai kondisi akifer.
  • Pemodelan Airtanah memberikan keterampilan untuk membuat model airtanah kuantitatif dan mensimulasikan aliran airtanah.
  • Pemodelan Pencemaran Airtanah (matakuliah pilihan yang disarankan) berisi dasar-dasar identifikasi zat-zat pencemar airtanah dan sumbernya, bagaimana penyebaran dan pengurangannya serta bagaimana membersihkannya dari dalam airtanah.
  • Hidrogeologi Lingkungan (matakuliah pilihan yang disarankan) berbeda dengan matakuliah Pemodelan Pencemaran Airtanah yang berfokus hanya pada degradasi lingkungan dari sisi pandang kualitas airtanah saja. Hidrogeologi Lingkungan berkait juga dengan degradasi kuantitas airtanah berkait dengan berbagai aktivitas manusia. Hidrogeologi Lingkungan dapat dipandang sebagai matakuliah yang lebih luas cakupannya namun dengan bahasan yang bersifat lebih horisontal, sedangkan Pemodelan Pencemaran Airtanah lebih bersifat khusus dengan bahasan yang mendalam dan bersifat vertikal.

Kelompok Pengetahuan Keahlian Khusus

Tingkat atau kelompok ini diberikan pada atau setelah semester 3 dan umumnya dalam bentuk matakuliah pilihan mengenai ilmu hidrogeologi berkait dengan atau dalam berbagai jenis kasus khusus, yaitu industri panas bumi, mineralisasi, industri migas, rekayasa kebumian, aliran airtanah dalam media rekahan, aliran airtanah dalam karst, aliran airtanah dalam vulkanik, sistem airtanah khas. Kondisi tersebut diberikan pada mata kuliah berikut ini.

  • Hidrogeologi Media Rekahan adalah matakuliah yang berfokus pada aliran airtanah dengan media aliran berupa kekar atau jaringan kekar, yaitu media aliran yang mempunyai porositas primer ataupun porositas sekunder, demikian juga gabungan antara keduanya.
  • Sistem Airtanah Daerah Karst, dari namanya matakuliah ini sudah sangat jelas akan berkait dengan aliran airtanah di daerah karstik dengan kanal-kanalnya yang sifatnya sangat khas.
  • Hidrogeologi Indonesia ini menjadi keunggulan yang sifatnya komparatif yang tidak ditemui di bagian lain di dunia, karena berkait dengan kondisi khas Indonesia yang merupakan negera kepulauan dengan banyak gunung api.
  • Hidrodinamika Cebakan Migas, adalah matakuliah untuk keahlian khusus yang banyak bersinggungan dengan displin teknik perminyakan. Matakuliah ini dapat memberikan sumbangan bagi ahli geologi dan teknik perminyakan terutama dalam fase eksplorasi migas.
  • Tipologi Sistem Akifer adalah matakuliah yang berkait dengan berbagai jenis batuan serta aliran airtanah yang terjadi di dalamnya. Berbagai jenis batuan dan sifatnya menjadi media aliran yang mengontrol sifat dan tipe aliran di dalamnya sehingga sangat khas.
  • Hidrogeologi untuk Panas Bumi adalah matakuliah untuk keahlian khusus bidang panas bumi. Matakuliah ini akan berfokus pada aliran fluida dalam hal ini airtanah di luar dan di dalam sistem reservoir panas bumi.
  • Sistem Airtanah Endapan Vulkanik adalah matakuliah dengan warna yang khas, karena berfokus pada sifat aliran airtanah dengan media aliran berupa endapan vulkanik.
  • Hidrogeologi Rekayasa menawarkan topik pemanfaatan ilmu hidrogeologi dalam bidang rekayasa kebumian berupa pembuatan konstruksi atau fasilitas sipil. Pada matakuliah ini airtanah tidak dipandang sebagai sumberdaya, namun lebih banyak sebagai unsur pengganggu dalam pelaksanaan pembuatan konstruksi atau fasilitas sipil.
  • Sistem Informasi Hidrogeologi berfokus pada pengetahuan informatika yang digunakan untuk membantu menangani data-data dan informasi hidrogeologi, sehingga menjadi alat bantu yang memudahkan menangani basis data hidrogeologi.
  • Imbuhan Airtanah diberikan untuk menjawab berbagai degradasi lingkungan yang berhubungan dengan berkurangnya cadangan airtanah. Matakuliah ini juga menjadi dasar bagi evaluasi sumberdaya airtanah secara rinci agar perencanaan dan pengelolaan airtanah dapat dilakukan secara baik.
  • Teknologi Perunutan Airtanah dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan tentang teknik pelacakan airanah untuk mengetahui lintasan aliran, genesa aliran serta sifat-sifat lainnya dari aliran airtanah.
  • Topik Khusus Hidrogeologi sesuai dengan namanya akan berisi materi yang belum dicakup secara rinci oleh matakuliah lainnya. Matakuliah ini dapat berisi materi yang sifatnya problem solving berkait dengan masalah tertentu.
  • Sebagai penunjang dalam keilmuan hidrogeologi diberikan matakuliah Petrofisika Lanjut Mikroskopis dan Parameter Hidraulik. Sebagai tambahan untuk keahlian di bidang identifikasi airtanah, maka diberikan matakuliah Hidrogeofisika yang mengaplikasikan beberapa metode geofisika dalam bidang hidrogeologi.

Kelompok Pengetahuan Pengelolaan dan Pengembangan Sumberdaya Airtanah Berkelanjutan (Sustainable Development)

Eksploitasi airtanah yang tidak terkendali dapat menimbulkan degradasi sumberdaya airtanah dalam hal kualitas dan kuantitasnya. Tingkat atau kelompok pengetahuan ini berusaha menjembatani kepentingan manusia akan pemenuhan atas kebutuhan air terutama airtanah dengan potensi sumberdaya air yang terbatas. Materi tentang hal ini dikemas dalam matakuliah Pengelolaan Airtanah dan Cekungannya. Matakuliah dapat berupa rangkuman atas beberapa hal yang dibahas dalam tingkat atau kelompok sebelumnya yang intinya adalah bagaimana mengatur dan merencanakan penggunaan sumberdaya air terutama airtanah yang terbatas terhadap kebutuhan manusia dan lingkungan yang mungkin tidak terbatas. Matakuliah ini dapat dipandang sebagai muara dari keahlian di bidang teknik airtanah khususnya dan ilmu hidrogeologi pada umumnya. Matakuliah ini bersifat interdisiplin memadukan ilmu hidrogeologi, eksplorasi airtanah, eksploitasi airtanah, ekonomi dan manajemen, perencanaan dan pengembangan wilayah, operasi riset, dinamika sistem, sistem informasi manajemen, hukum dan perundang-undangan serta ilmu sosial.

IndonesiaEnglish